White Rage

Synopsis

White rage is the story of Lauri, and through him the story of other victims of both school bullying and a separate childhood trauma: victims full of white rage, which may lead to school shootings and other extreme acts of violence. The film is also about our society: a society without sufficient understanding or desire to address the emergence of school violence.
Later on Lauri became an academic researcher and respected scientist specialized in human aggression and violence. Yet when he was growing up he experienced extreme bullying. At two points – as a teen and again as a university student – he began to develop serious fantasies about committing mass murder. The documentary goes through Lauri's life journey; how he became a carrier of white rage and how he survived this heavy burden by recognizing it and taking to action.
Years of therapy and his choice of a career in the academic world have helped Lauri to understand the phenomenon that took place inside him. He talks about black and white rage. Black rage is when people get angry and cannot control their behavior in the heat of the moment. White rage does not include a momentary impulse or excitement. Injustice is noted and the preparations for revenge begin, often slowly and carefully.
Lauri has studied profiles of the mass murders both in Finland and abroad. He noticed that many of them were motivated by and acted under the influence of white rage, with the mass destruction planned over a long period of time. Lauri believes that when school bullying is combined with a separate trauma experienced in childhood, this can create a vulnerability that will develop into white rage. For instance, when Lauri was 9, his father died. That’s also the time when the rapid bullying started at school.
Lauri thinks that if society wants to prevent future school shootings, we should direct our help to those who have experienced serious bullying or violence.
Lauri acts as a narrator in the film. The voice used is his own, and he himself is the one who opens the gate to his unique way of thinking. His life's turning points have been dramatized in the story, and combined with mass murders that happened in Finland and abroad.

Director

Arto Halonen


Related Items


Syarat dan Persetujuan
Program USB Sinema Buttonijo

USB Sinema merupakan program distribusi film-film Indonesia dari Buttonijo. Metode distribusi ini adalah salah satu terobosan dari Buttonijo dengan menggunakan media USB, berisi konten film beresolusi besar, layaknya format materi film yang digunakan untuk layar lebar. USB Sinema ini memiliki proteksi file khusus yang dapat memberikan akses kepada pengguna dengan durasi terbatas. Setelah melewati dari batas waktu yang disepakati, file film yang terdapat didalam USB tersebut sudah tidak dapat diakses lagi dan pembeli dapat mempergunakan media USB Sinema seperti USB flashdisk pada umumnya. Pembagian hasil dari penjualan USB sinema ini akan diberikan sebesar 60% kepada pemilik film dan 40% kepada Buttonijo sebagai distributor.

 1. Hak Cipta

USB Sinema berisi materi film yang dilindungi oleh hukum kekayaan intelektual. Anda sebagai pihak pemesan harus dapat menjamin untuk melindungi materi tersebut dari pembajakan dan aksi lainnya.

 2. Pemesanan dan Pengiriman

a. Anda hanya dapat membeli USB Sinema ini secara online di website buttonijo.com
b. Apabila dalam membeli konten film ini anda gunakan untuk pemutaran publik, pemesanan dan pembayaran sebaiknya dilakukan paling lambat 1 (satu) minggu sebelum acara.
c. Pengiriman dilakukan dari Jakarta, dan akan dikenai biaya kirim tergantung dari masing-masing       alamat dan wilayah pemesan.

     3. Hak dan Kewajiban

    a. Anda sebagai pemesan berhak dan dapat menyelenggarakan acara pemutaran dan diskusi untuk publik. Misalkan dengan pemutaran berbayar, mendapatkan dukungan sponsor, atau bentuk pemutaran lain sesuai dengan kebutuhan dan sistem masing-masing komunitas / penyelenggara.
    b. Untuk kepentingan tersebut, anda wajib mencantumkan logo Buttonijo dalam materi publikasi acara yang diselenggarakan.
    c. Anda sebagai pemesan dan penyelenggara acara wajib memberikan laporan kepada Buttonijo untuk digunakan sebagai arsip dan pelaporan kepada para pemilik film. Laporan ini berupa dokumentasi foto, data penonton yang meliputi jumlah, kontak (no.ponsel dan surel) data usia, dan gender.
    d. Apabila dalam uji coba penayangan / screen test terdapat masalah pada isi materi yang ada dalam USB Sinema, segera mungkin menghubungi pihak Buttonijo untuk dibantu mendapatkan solusinya. Dan jika memang terdapat kesalahan / kerusakan fatal pada USB Sinema setelah pengiriman, Buttonijo akan mengirim ulang USB Sinema kepada anda.
    e. Buttonijo sebagai distributor tidak bertanggung jawab atas isi acara yang diselenggarakan oleh pihak penyelenggara dan terbebas dari tuntutan dalam bentuk apapun.

      Segala ketentuan yang berada dalam lembar ini bersifat mutlak dan merupakan kesepakatan antara anda sebagai pemesan dengan Buttonijo sebagai pihak distributor. Dengan membaca dan menyetujui, berarti anda sudah terikat dengan semua peraturan yang berlaku pada program distribusi USB Sinema Buttonijo.